FANDOM


Agama merupakan faktor utama kenapa homofobia ada. Namun menurut fakta dari kitab-kitab religi dunia, hanya agama Abrahamic saja yang mengharamkan homoseksualitas. Meski banyak agama Abrahamic baru saling menjiplak, kaiwn-silang, dan cari mencuri filosofi religi (misal saja Bahai), hanya ada tiga agama Abrahamic besar: Yudaisme/Yahudi, Kristen dan Islam.

Ayat homofobia pertama kali tercatat dalam agama Yahudi dalam kitab Taurat bernama Imamat/Leviticus. Pada era itu, hanya agama Yahudi saja yang mengharamkan segala bentuk seks sedangkan agama-agama lain era itu menyembah para dewa kesuburan dengan seks (misal: Baal, Isthar, Priapus, Min, dll). Kitab itu lalu menjadi dasar homofobia modern.

Sebagai perbandingan, agama Budha tak pernah menyebut homoseksualitas sebagai dosa. Malah salah satu tokoh Budha, Ananda, pernah menjadi seorang transgender di masa kehidupan terdahulu. Budha memandang homoseksualitas/transgender sebagai hukuman karena si individu mempermainkan wanita di kehidupan sebelumnya. Sedangkan orang China kuno justru memandang homoseksualitas sebagai berkah karena mereka percaya si gay dulunya merupakan wanita baik-baik dan diberi hadiah oleh Dewa Alam Baka berupa "kenaikan pangkat" menjadi pria.

Hindu juga tak pernah mengharamkan homoseksualitas dan transgender. Malahan, dewa-dewi Hindu banyak yang berubah gender dan punya kisah-kisah homoseksual. Hindu modern seolah homofobia karena pengaruh hukum anti sodomi yang dipaksakan penjajah kolonial Inggris (yang notabene beragama Kristen).

Artikel-artikel mengenai gay vs agama akan dimuat di seksi ini. Semua artikel akan diterjemahkan dari Wikipedia. Jadi, semuanya dapat dipertanggungjawabkan karena berdasar fakta, bukan hasutan atau fitnah.

Halaman dalam kategori "Agama"

Kategori ini hanya memiliki satu halaman berikut.

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.